Thesis

Analisa Pengaruh Bentuk Ketidaksempurnaan Awal terhadap Perilaku Balok Baja


Ketidaksempurnaan secara geometrik terjadi pada struktur baja seperti balok dan kolom. Tesis ini mempelajari tentang pengaruh dari ketidaksempurnaan geometrik awal pada balok baja. Sebuah model finite element tiga dimensi dengan menggunakan ABAQUS telah dibangun. Lima metode telah digunakan untuk menerapkan ketidaksempurnaan bentuk awal. Pengaruh dari perbedaaan ketidaksempurnaan bentuk awal terhadap perilaku dari balok juga telah diselidiki. Metode pertama adalah bentuk tekuk dari mode tekuk yang pertama dari sebuah balok yang dibebani momen akhir yang sama yang membentuk curvature tunggal. Metode kedua adalah bentuk tekuk dari mode tekuk yang pertama dari sebuah balok yang dibebani oleh beban tepusat di tengah bentang. Metode ketiga adalah bentuk tekuk dari mode tekuk yang pertama dari sebuah balok yang dibebani oleh momen akhir yang sama yang membentuk curvature ganda. Metode keempat adalah bentuk defleksi dari balok yang dibebani oleh moment akhir yang sama pada sumbu lemahnya. Metode kelima adalah bentuk defleksi dari balok yang dibebani oleh moment akhir yang sama pada sumbu lemah dan sumbu kuatnya. Telah ditemukan bahwa bentuk tekuk dari mode tekuk pertama akibat balok yang dibebani momen akhir yang sama memberikan pengaruh yang paling signifikan terhadap perilaku balok dibandingkan bentuk ketidaksempurnaan awal dengan metode yang lainnya.

Kata kunci : simulasi FEM, ketidaksempurnaan geometrik, ketidaklurusan awal, balok baja

selengkapnya


The Effects of Initial Imperfection Shapes to Steel Beam Behavior


Geometric imperfection occurs in steel structural members, such as beams and columns. This paper studied the effects of the shape of the initial geometric imperfection to the behavior of H-shaped steel beams. A three-dimensional finite element model using ABAQUS was established. Five methods were used to assign the initial imperfection shape of the beam and the effects of the different imperfection shapes to the behavior of the beam were investigated. In the first method, buckling shape of the first buckling mode of beam loaded by single curvature equal end moments was used. Second, buckling shape of the first buckling mode of beam loaded by concentrated load at the top flange of mid-span was used. Third, buckling shape of the first buckling mode of beam loaded by double curvature equal end moments was used. Fourth, the deflected shape of the beam loaded by minor axis equal end moments was used. Fifth, the deflected shape of the beam loaded by both major and minor axis equal end moments was used. It is found that use of buckling shape of the first buckling mode of beam loaded by double curvature equal end moments and the deflected shape of the beam loaded by minor axis equal end moments as the initial imperfection shape has more significant effect to the beam behavior than the other methods with the same amount of initial out-of-straightness in some cases.

Keywords : FEM simulation, geometric imperfection, initial out-of-straightness, steel beam

see more

Tidak ada komentar:

Posting Komentar